Efiyarman, Rabu 19 Maret 2025 / 13.45 WIB
Dinas PUPR sedang melakukan pelebaran jalan di Desa Pungut Hilir Kecamatan air Hangat Timur Rabu (19/03/2025) |
Fokuskerinci.com - Masyarakat Desa Pungut Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, melaporkan terjadinya longsor yang menutupi badan jalan menuju Pungut Mudik dan Renah Pemetik pada Minggu (16/03/2025). Longsor ini menyebabkan akses transportasi masyarakat terganggu, terutama bagi warga yang bergantung pada jalur tersebut untuk menuju ladang.
Menanggapi laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci yang dipimpin oleh Bupati Monadi dan Wakil Bupati Murison bergerak cepat. Mereka langsung memerintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Novefri, untuk turun ke lokasi dan mengambil langkah penanganan.
Menurut Kepala Dinas PUPR Maya Novefri, pada Senin (17/03/2025), satu unit alat berat berupa eskavator telah dikirim ke lokasi longsor. Pekerjaan pembersihan material longsor mulai dilakukan keesokan harinya, Selasa (18/03/2025). Jika diperlukan, Dinas PUPR akan menambah alat berat guna mempercepat proses pembukaan jalan alternatif. Saat dihubungi oleh fokuskerinci.com via WhatsApp pada Rabu (19/03/2025), Maya Novefri optimistis bahwa akses minimal untuk transportasi masyarakat ke ladang dapat segera dipulihkan.
Respon cepat Pemerintah Kabupaten Kerinci ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci, dr. Surmila, yang juga merupakan legislator dari Partai NasDem sekaligus warga Desa Pungut Mudik. Ia menilai langkah sigap Bupati Monadi dan Wakil Bupati Murison sangat tepat mengingat jalan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat setempat dan warga Kerinci yang memiliki ladang di Renah Pemetik.
"Jalan ini sangat vital, tidak hanya untuk masyarakat Pungut, tetapi juga bagi warga Kerinci lainnya yang memiliki ladang di Renah Pemetik. Jika jalan ini terputus, maka roda perekonomian masyarakat akan terganggu. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang telah diambil oleh pemerintah daerah," ujar dr. Surmila.
Dengan adanya penanganan yang cepat dan tepat, diharapkan akses transportasi dapat segera pulih sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.*